Edisi : September 2020
Post : 14 September 2020 ● x diunduh

Hingga bulan Oktober 2020, curah hujan diprediksi akan terjadi dalam kategori rendah, sedangkan pada bulan November 2020 curah hujan diprediksi sudah mulai meningkat hingga kategori menengah dan pada bulan Desember 2020 diprediksi semakin meningkat dari kategori menengah hingga tinggi.

BULETIN IKLIM NTB

Edisi : September 2016

Indeks Monsun Australia menunjukkan n ilai negatif pada awal September . Fluktuasi nilai indeks dari awal hingga akhir bulan Agustus berkisar antara - 2.5 s/d + 5 . Nilai negatif pada indeks monsoon Australia menunjukkan angin timuran cukup signifikan melewati wilayah Indonesia, sema kin negatif maka semakin kuat. Kondisi tersebut memberikan dampak pada pertumbuhan awan hujan yang kurang signifikan. Awan - awan konvektif terjadi hanya dalam skala lokal yang menyebabkan hujan pada titik - titik tertentu . Hal ini di tandai dengan menuru nnya curah hujan pada bulan Agustus .
Post : 12 September 2016 ● 293x diunduh

Edisi : August 2016

Indeks Monsun Australia menunjukkan n ilai negatif. Fluktuasi nilai indeks dari awal hingga akhir bulan Juli berkisar antara - 2 s/d - 8. Nilai negatif pada indeks monsoon Australia menunjukkan angin timuran cukup signifikan melewati wilayah Indonesia, semakin negatif maka semakin kuat. Kondisi tersebut memberikan dam pak pada pertumbuhan awan hujan yang kurang signifikan. Awan - awan konvektif terjadi hanya dalam skala lokal yang menyebabkan hujan pada titik - titik tertentu . Pada bulan Juli juga terjadi beberapa ke Siklon Tropis di Samudera Pasifik Barat yang menyebabkan tarikan angin timuran menjadi semakin signifikan. Hal ini di tandai dengan menurunnya curah hujan pada bulan Juli.
Post : 10 August 2016 ● 281x diunduh

Edisi : July 2016

Indeks Monsun Australia menunjukkan n ilai negatif berkisar ( - 2 ) s/d ( – 9 ) . Di bulan Juni I ndeks M onsun Australia sudah mulai konsisten ditandai dengan indeks yang bernilai negatif . Hal ini mengindikasikan angin timuran sudah menguat di wilayah Indonesia khususnya wilayah NTB . Hingga awa l Ju l i 201 6 p ertumbuhan awan di NTB mulai berkurang aktifitasnya. Awan - a wan konvektif terjadi hanya dalam skala lokal yang menyebabkan hujan pada titik - titik tertentu .
Post : 11 July 2016 ● 283x diunduh

Edisi : June 2016

Indeks Monsun Australia menunjukkan n ilai negatif berkisar ( - 3 ) s/d ( – 6 ) . Di bulan Mei I ndeks M onsun Australia masih belum konsisten menguat meskipun masih bernilai negatif . Hal ini mengindikasikan angin timuran belum menguat atau masih lemah di wilayah Indone sia khususnya wilayah NTB . Hingga awal Juni 201 6 p ertumbuhan awan di NTB masih banyak terpantau terutama di wilayah barat hingga utara Pulau Lombok . Awan - awan konvektif terjadi hanya dalam skala lokal yang menyebabkan hujan pada titik - titik tertentu .
Post : 13 June 2016 ● 284x diunduh

Edisi : May 2016

Angin timuran akan menguat seiring dengan masuknya musim kemarau di wilayah NTB dengan prakiraan indeks monsun Australia berkisar antara - 5 s/d - 10 . ( Sumber : www. cpc.ncep.noaa.gov )
Post : 13 May 2016 ● 302x diunduh

Edisi : April 2016

Angin timuran akan menguat seiring dengan masuknya musim kemarau di wilayah NTB dengan prakiraan indeks monsun Australia berkisar antara - 3 s/d - 9 . ( Sumber : www. cpc.ncep.noaa.gov )
Post : 11 April 2016 ● 286x diunduh

Edisi : March 2016

Angin barata n mulai melemah seiring dengan akan masuknya musim kemarau di wilayah Indonesia dengan prakiraan indeks monsun Australia berkisar antara 0 s/d - 5 . Beberapa siklon tropis di prakirakan masih akan terbentuk di wilayah BBS hal ini dapat mengganggu pola angin dan pembentukan awan konvektif di wilayah.
Post : 14 March 2016 ● 279x diunduh

Edisi : February 2016

Indeks Monsun Australia ben ilai positif berkisar 2 s/d 9 hal ini mengindikasikan angin baratan dominan terjadi di wilayah Indonesia khususnya wilayah NTB . Pada akhir Januari hingga memasuki awal Februari 2015 p ertumbuhan awan di wilayah Indonesia khususnya NTB terlihat cukup signifikan . Hujan terjadi sepanjang hari dan sudah terlihat konsisten. Munculnya pusat tekanan rendah di belahan bumi selatan (BBS) juga mengindikasikan mulai masuknya puncak musim hujan. Seperti yang terjadi pada awal Februari yaitu terbentuknya Siklon Tropis Stan di utara Australia.
Post : 12 February 2016 ● 271x diunduh

Edisi : January 2016

Kondisi angin baratan akan semakin menguat seiring dengan masuknya punc ak musim hujan di wilayah Indonesia khususnya di NTB. Mulai banyaknya pembentukan pusat tekanan rendah di Belahan Bumi Selatan (BBS). Peluang pertumbuhan awan di wilayah NTB akan terlihat signifikan tiga bulan kedepan.
Post : 11 January 2016 ● 290x diunduh

Edisi : December 2015

Angin timuran mulai melemah di atas wilayah NTB . Hingga a wal bulan Des ember 2015 m ulai terlihat p ertumbuhan awan di wilayah Indonesia khususnya NTB . D engan m unculnya pusat tekanan rendah di Belahan Bumi Selatan , mengakibatkan pergerakan angin timuran dari Australia menuju wilayah Asia mulai melemah .
Post : 14 December 2015 ● 290x diunduh

Edisi : November 2015

Angin timuran masih dominan di atas wilayah NTB . P ertumbuhan awan hingga akhir bulan Oktober 2015 kurangsignifikan di wilayah Indonesia khususnya NTB . D engan m unculnya pusat tekanan rendah di Belahan Bumi Utara, khususnya di Samudera Pasifik Timur ( Laut Filipina ) mengakibatkan pergerakan angin timuran dari Australia menuju wilayah Asia semakin konsisten .
Post : 13 November 2015 ● 285x diunduh

Edisi : October 2015

Angin timuran masih dominan di atas wilayah NTB . P ertumbuhan awan hingga akhir bulan September 2015 masih dalam kondisi tidak bertambah signifikan di wilayah Indonesia khususnya NTB . D engan m unculnya pusat tekanan rendah di Belahan Bumi Utara, khususnya di Samudera Pasifik Timur ( Laut Filipina ) mengakibatkan pergerakan angin timuran dari Australia menuju wilayah Asia semakin konsisten .
Post : 12 October 2015 ● 283x diunduh

Halaman : 7
Jumlah Data : 93
Data Per Halaman : 12